Welcome To Blog Ane(H) Ahmad Thoufur Abi ; Media CHAT(ting) Putra Betawi Asli; Seorang (yang katanya) Ustadz Kampung(an) yang berprofesi sebagai Guru dan merangkap Blogger dan ADM :)

value="http://www.buzzbuttons.com/BUTTON6/twitbutton.swf" />

gambling

ceritanye lagi loading dulu nich ... :)
Beranda » » » » » » » » » » » » » » » » » » Nabi Muhammad SAW dan Nabi Isa AS "BERGANDENGAN TANGAN" ... What about "us" ... ?! Blog Ane(H) Ahmad Thoufur

Mei 09, 2013

Nabi Muhammad SAW dan Nabi Isa AS "BERGANDENGAN TANGAN" ... What about "us" ... ?!

Jempol Facebooker
Kicauan di Twitter Via Google +

بِسْمِ ُاللهِ الرَّ حْمنِ الرَّجِيْمٍ  *  السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه




Sobat blogger, facebookers, walker, dan er er lainnya ... :)
Posting tentang artis ane seling dulu yaa ... Kok begitu ... ?! Yaa ... sebab hari ini khan kita sedang libur, karena saudara-saudara sebangsa kita, yakni yang beragama Kristen sedang merayakan Hari Kenaikan Isa Al Masih ... Insya Allah ane akan lanjutin lagi tar malem atau esok pagi ... hehehe ;)

Dalam posting kali ini ane mau menulis sedikit sesuatu yang insya Allah bermanfaat buat kita semua, muslim ataupun kristiani, bahkan yang memeluk agama lain.Namun sebagaimana biasa, tulisan ini bukan melulu argumen ane pribadi, walau kalau ada kekurangan, biasanya karena 'kekurangtahuan dan kebodohan' ane ... Oleh karena itu, kalau berkenan membaca dan ada sarannya (kritik juga boleh kok ...  hehehe) silahkan sobat tulis di komentar, terutama komentar via blogger agar ane segera tahu ... terima kasih sebelumnya yaa ... ?!
Nabi Isa AS : "Aku datang membebaskan bumi"
Nabi Muhammad SAW : "Aku rahmat bagi seluruh alam
"  

NABI ISA AS



Dalam posting ini, ane tidak ingin membahas "kajian" orang-orang yang menyatakan keraguannya bahwa penanggalan Masehi bukanlah dimulai pada kelahiran Nabi Isa AS ...
Ane juga tidak ingin membahas "anggapan" dan "penelitian" sekelompok orang mulai abad 18 yang menyatakan bahwa "Almasih - bahkan (menurut mereka) hampir semua pembawa agama kecuali Nabi Muhammad SAW - adalah tokoh fiktif yang diragukan wujudnya dan disamakan dengan kisah tokoh-tokoh khayal yang dikenal sebelumnya ... (lihat : M. Quraisy Syihab: Lentera Hati; Mizan)

Sebagai muslim, ane - dan sobat juga tentunya kalau beragama Islam - yakin bahkan "haqqul yaqin" kalau Nabi Isa AS - sebagaimana juga Rasulullah Muhammad SAW - merupakan seorang Nabi dan Rasul Allah SWT yang 'pernah' wujud di alam dunia ini. Namun ane tidak menutup kemungkinan perbedaan "keyakinan" ane dengan keyakinan saudara sebangsa ane yang kristiani, baik itu tentang kelahiran, sejarah, bahkan kedudukan Nabi Isa AS, namun demikian ane tetap menghargai perbedaan tersebut sesuai dengan keyakinan yang telah ane dan mereka dapatkan ... :)

Satu hal yang pasti - ini menurut keyakinan dan ajaran ane lhoo - adalah bahwa baik Nabi Isa AS maupun Nabi Muhammad SAW, keduanya diutus Allah SWT untuk ummat manusia. Keduanya mengaku sebagai "anak manusia". Istilah ini berulangkali ditemukan dalam Perjanjian Baru dan berulangkali pula Al Quran memerintahkan Nabi Muhammad SAW untk menyatakan diri beliau sebagai manusia seperti manusia lainnya. Dan 'kedatatangan' beliau berdua adalah untuk membawa rahmat Allah SWT kepada ummat manusia. 

Sobat er er sekalian ...
Beberapa persamaan - inilah yang ane jadikan judul posting ane - dan misi antara Nabi Isa AS dan Nabi Muhammad SAW, antara lain adalah k
eduanya datang membela yang lemah, membebaskan yang tertindas dan mengulurkan tangan kepada semua yang membutuhkan serta cinta kasih kepada sesama.


Ketika seseorang datang kepada Almasih dan menyatakan bahwa dia telah melaksanakan perintah Tuhan, yakni 'tidak berzina, tidak membunuh, tidak mencuri dan seterusnya ...', Almasih berkata kepadanya : "Ada satu yang belum engkau kerjakan. Pergilah dan jual barangmu serta berikan kepada fakir miskin". Beliau juga berkata : "Siapa yang memiliki dua baju hendaklah dia memberi yang tidak memilikinya, siapa yang memiliki makanan hendaklah dia memberi yang tidak punya."

Nabi Muhammad SAW juga demikian, beliau bersabda : "Carilah aku di tengah-tengah masyarakat yang lemah". Beliau juga bersabda kepada yang berkecukupan : "Kalian memperoleh kemenangan dan memperoleh rezeki berkat orang-orang yang lemah. Mereka adalah saudara-saudaramu, berilah mereka makan dari apa yang kamu makan, serta pakaian seperti yang kamu pakai."

Di sinilah salah satu "pertemuan" antara Nabi Isa AS dan Nabi Muhammad SAW dan dari sanalah berliau berdua berjalan seiring dan bergandengan tangan dan dari sana pula ummat beliau berdua - saat ini dan insya Allah seterusnya - dapat bertemu dan berjalan bergandengan tangan di bumi Pancasila ini.

Silahkan klik kalau sobat mau membaca lanjutan posting ane ... :)

Sobat er er ... sekarang marilah kita lanjutkan dengan siapa, bagaimana dan apakah kedudukan Nabi Isa AS menurut Al Quran ...
Sebagai muslim yang memiliki pedoman Al Quran, maka ane menyatakan bahwa ane - dan tentunya sobat muslim ane juga - diperintahkan untuk "tidak membeda-bedakan" para utusan Allah SWT. Lihatlah surat Al Baqarah ayat 285 yang ada dalam gambar di atas itu :

Banyak ayat Al Quran yang mengisahkan Nabi Isa AS. Diantaranya adalah kisah kelahiran Nabi Isa AS dan kisah tersebut ditutup dengan ucapan sang bayi agung yang baru lahir itu :
وَالسَّلاَمُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوْتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا
"Salam sejahtera (semoga) dilimpahkan kepadaku pada hari kelahiranku, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dingkitkan hidup kembali." (Maryam : 33)

Demikianlah Al Quran mengabadikan ucapan selamat pertama dari dan untuk Nabi Suci itu yang seringkali dibaca dalam lantunan dan lisan seorang muslim. Seorang muslim dicegah membedakan seorang rasul dengan rasul yang lain.
Ane (baca: kaum muslimin seluruhnya) percaya kepada Nabi Isa AS sebagaimana percaya juga kepada Nabi Muhammad SAW. Keduanya - disamping nabi dan rasul yang lainnya- merupakan hamba dan utusan Allah SWT. Ane memohon shalawat dan salam untuk beliau berdua sebagaimana juga salam dan shalawat untuk seluruh nabi dan rasul yang lainnya. Sebab seluruh nabi dan rasul - dalam ajaran Islam - datang membawa ajaran Allah SWT walaupun dengan cara dan ciri yang berbeda.
Nabi Isa AS datang membawa cinta kasih : "Kasihilah seterumu dan doakan orang yang menganiayamu".
Beliau datang dan mengarahkan sekaligus mengajarkan untuk melihat seluruh makhluk dari sisi baiknya. Ketika beliau bersama murid-muridnya menemukan bangkai di perjalanan, murid-muridnya sambil menutup hidung berkata, "Alangkah busuk bau bangkai itu". Beliau bersabda, " Alangkah putih giginya".
Beliau datang menghidupkan jiwa dan nurani ummat.
Sayang beliau mendapat tentangan dan tantangan. Musuh-musuhnya memancing kesalahan beliau untuk dijadikan dalih dan melaporkannya kepada penguasa. Banyak persoalan yang berkaitan dengan kehidupan Nabi Isa AS yang dijelaskan oleh sejarah sehingga harus diterima sebagai kenyataan oleh siapapun, tetapi ada juga yang tidak dibenarkan atau paling tidak diperselisihkan.

Sampai di sini ane berhenti dan memilih untuk merujuk kepada aqidah dan kepercayaan yang ane miliki dan pelajari sejak kecil ... :) Sebab agama menuntut setiap ummatnya untuk memelihara kesucian aqidah. Aqidah tidak boleh ternodai meskipun sedikit dan dengan dalih apa pun.

Agama - sebelum negara menuntutnya - telah menegaskan agar kerukunan ummat (sesama manusia) senantiasa dipelihara. Suatu kesalahan - jika tidak ingin mengatakannya berdosa - bila kerukunan dikorbankan atas nama agama, dan juga bila kesucian aqidah ternodai oleh dan atas nama kerukunan.

Bagaimana hubungan dan kedudukan Almasih di sisi Tuhan ? Bagaimana kesudahan beliau ? Apakah beliau disalib atau yang disalib adalah orang lain yang mirip dengan beliau ? Apakah beliau diangkat ke langit dengan ruh dan jasadnya atau ruhnya saja ? Atau apakah 'pengangkatannya' hanyalah dalam arti majaz (kiasan) ? Apakah beliau akan datang lagi ke bumi ? Dan masih banyak lagi pertanyaan yang - mungkin - tidak mungkin terjawab oleh ilmu pengetahuan dan sejarah, namun telah dijawab oleh aqidah kepercayaan.
Dostoyevski (1821-1881), seorang penulis kenamaan Rusia, dalam salah satu karyanya berimajinasi tentang kedatangan kembali Isa Almasih (Quraisy Syihab: Lentera Hati, Mizan).

Silahkan centang untuk membaca tentang "KENAIKAN ISA AL MASIH" menurut Islam
Kepercayaan umat Kristiani akan "kenaikan" Isa Almasih juga diyakini oleh ummat Islam, termasuk ane tentunya, walaupun terdapat perbedaan prinsipil antara kepercayaan mereka dengan keyakinan ane selaku muslim. Perbedaan tersebut antara lain adalah keyakinan umat Kristiani menyatakan (maaf ya kalau ane salah, silahkan tuliskan yang benar dalam komentar) bahwa Isa Almasih "dibiarkan" Tuhan untuk disalib sehingga akhirnya "wafat" di tiang salib, sedangkan ane (dan insya Allah seluruh ummat Islam) berkeyakinan penuh, seperti yang ditegaskan Al Quran dalam surat An Nisaa ayat 157, bahwa Nabi Isa AS "tidak dibiarkan" Allah untuk disalib dan beliau (dalam ayat selanjutnya, yakni ayat 158) "diangkat" oleh Allah SWT kepada-Nya.
Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat gambar berikut yang memuat ayat 157 itu ... sobat juga bisa membacanya langsung dari Al Quran ...

Arti dari ayat tersebut (dan ayat sesudahnya) adalah : 
"dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan `Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa (157). Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (158)."   
Dari kalimat "Allah telah mengangkat Isa" ummat Islam percaya benar bahwa beliau telah diangkat dan "naik" ke sisi Allah SWT. Namun dalam hal ini - yakni Nabi Isa AS diangkat dan naik ke sisi Allah SWT - terdapat "perbedaan pendapat" di antara ummat Islam.
Ada yang mengartikan dengan "makna hakiki" (ane sepertinya termasuk nih ... hehehe, maklum ilmu ane belum sampai mendalam banget tentang tafsir Al Quran ... hehehe. Dasar ikutan ane adalah ulama yang ane "pernah" ikut menimba ilmu dari beliau, yaitu Almarhum Almaghfur Mu'allim K.H. Muhammad Syafi'i Hadzami. Klik link ini kalau mau tahu yaa ...  Kumpulan Fatwa Mu'allim Syafi'i Hadzami ), yaitu Nabi Isa AS diangkat ruh dan jasadnya, sehingga beliau hingga kini masih hidup di langit dan satu ketika akan diturunkan ke bumi untuk meluruskan kekeliruan-kekeliruan ummatnya. Ada juga yang memahami kalimat tersebut dengan "makna majazi", yaitu Allah SWT mengangkat derajat Nabi Isa AS ke sisi-Nya.
Posting ane ini tidaklah bermaksud menyelesaikan - apalagi memenangkan - salah satu dari pendapat-pendapat yang berbeda tersebut, tetapi marilah kita "ambil pelajaran" dari kepercayaan tersebut, yaitu bahwa Allah SWT tidak pernah dan tidak akan pernah meninggalkan siapapun yang berjuang untuk kebaikan dan kebenaran. Ringkasnya, Allah SWT tidak akan menyia-nyiakan usaha baik seseorang. Kalaupun seandainya orang tersebut tidak memetik buah usahanya dalam kehidupan di dunia ini, pasti ia akan menikmati hasilnya di akhirat kelak ... aamiinn ...
Kenaikan Isa AS, walaupun dengan pengertian yang berbeda-beda, menunjukkan kepada kita bahwa betapapun kekuatan dan kekuasaan fisik untuk menundukkan atau melenyapkan kebenaran dan pemuka-pemukanya, namun hasil akhir yang diperoleh adalah kemenangan dan kebenaran itu jua adanya.
Almasih, walaupun telah disalib dan dibunuh atas persetujuan penguasa (menurut kepercayaan Kristiani), atau diselamatkan Allah dan diangkat ke sisi-Nya (menurut keyakinan Muslim), pada akhirnya memperoleh kedudukan istimewa. Dan ujung-ujungnya - terlepas dari penilaian terhadap suatu keyakinan - seperti kata Pascal (1623-1662), seorang ahli matematika, filosof dan sastrawan Perancis : "Almasih telah mencapai puncak kejayaan. Bukankah ilmuwan, pemimpin perang dan negarawan telah tunduk bertekuk lutut kepada beliau walaupun beliau tidak menggunakan kekuatan fisik sedikitpun".
Sebagai muslim, ane percaya kepada Almasih (Nabi Isa AS), utusan dan hamba Allah SWT yang tidak sesaatpun ditinggalkan oleh-Nya. Kepercayaan ane ini tidak bisa ditawar-tawar lagi, walaupun beliau dilahirkan tanpa ayah, tapi beliau pernah ada dan hidup di dunia ini ... :)
ذلِكَ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَ قَوْلَ الْحَقِّ الَّذِيْ فِيْهِ يَمْتَرُوْنَ
"Itulah Isa putra Maryam, yang mengucapkan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya." ( Al Quran surat Maryam ayat 34 )

Klik tombol “Show” jika sobat ingin memberikan donasi
Ini nomor rekening ane kalau ente mau membantu seikhlasnya ... BRI Cabang 0338 Jakarta Roxy (Britama)
No. Rek : 0338-01-013773-50-4 (a.n. AHMAD THOUFUR)
Tapi kalau mau membantu ane dan istri pergi HAJI transfernya ke rekening ini yaa ... ?! Tapi kalo tidak salah minimal setorannya 100.000 (banyak yaa ... ?!)
1. TAB HAJI MANDIRI (KCP Botanical Garden 11846) No.Rek : 118-00-0727451-6 (a.n. AHMAD THOUFUR)
2. TAB HAJI MANDIRI (KCP Botanical Garden 11846) No.Rek : 118-00-0727456-5 (a.n. ELLA NUR LAELA, S.AG)
Atas bantuannya ane ucapin terima kasih yaa ... ?! Insya Allah akan dibalas Allah SWT berlipat ganda ... aamiinn ...
Kalau sudah membantu (terutama) bantuan sobat itu niatnya buat SHODAQOH, bilang ane yaa via komentar blogger ... ?! Jadi ane bisa kirim atas nama ente dan kami ikutan ... hehehe

ْ ْوَالله ُأَعْلَمُ  *  وَالْعَفْوَ مِنْكُمْ  *  السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه


0 komentar:

B L O G - A N E ( H ) - A H M A D - T H O U F U R - A B I
    B
    L
    O
    G
    -
    A
    N
    E
    (
    H

    emoticon gif buat kotak komentar

    )

    emoticon gif minimalis

    KOSONG

    emoticon medium format gif

    A

    emoticon medium format non-gif

    H

    Judul/Nama Widget

    Letakkan widget yang akan di sembunyikan di sini!
    M

    Daftar Posting Seluruhnya :

    A
    D
    1 2 3 4 5 6
    H
    • At Cibodas 2010
    • Here We Are
    • Our Famuly Logo
    • Me and My Beloved Honey
    • Our Sons and Daughter
    • We Love Peace and Sharing
    • Me and My Beloved Honey
    • Our Sons and Daughter
    O

    Mau lihat lebih jelas lagi ?! Klik kanan pilih “buka gambar di tab baru”

    U
  • Make your own
  • U
    R
  • -
  • A

    B

    2nd Tab

      Nyoba warna tulisan merah


      Nyoba warna tulisan kuning


      Nyoba warna tulisan hijau


  • Link Foto Tanpa Foto
  • Top Bar Script
  • I